Aq sangat prihatin melihat perkembangan kotau trcinta. Kadang q terharu. Di kala senja memerah,saat ku pulang dr tempat aq menuntut ilmu setiap hr menuju k istanaq,q slalu disuguhi oleh suasana tak sedap di sudut kota.Biasanya,tak pernah ku perhatikan kehidupan di seputarku.Namun entah knapa, saat itu hatuku sungguh tersentuh. Di tengah buaca panas & padatnya lalu lintas,akupun terpaku. Saat lampu merah menyala, nafas panjang kuhela.Seorang anak bergegas datang ke hadapan kaca.Dia mencuba menawarkan barangna dengan wajah memelas.Langsung saja,tanpa berpikir panjan aq beli barang tersebut.Kulihat kegembiraannya saat menerima uang hasil jualannya itu.
Bnyk orang dgn wajah suram,pandangan kosong dan kaki tak beralas.Tak lama setelah seorang anak itu pergi, kulihat seorang buta tertatih dan berjalan dgn tongkatnya.Kulihat spetinya ia memanggil2 nama seseorang.Tp entah siapa yg dipanggil,akupun tak tahu. Setelah lama stlh aku semakin dekat dengannya,ternyata dr tadi telah dipanggilnya siapa yg sudi menolongnya melintasi sepanjang jalan tsb.Tp nyatanya tak ada yg mau membantunya.Sungguh kejamnya dunia ini.


.jpg)